Berita

KLB Demokrat Jadi Pertaruhan apakah Omongan Anas Urbaningrum Betul atau Tidak

SENIN, 11 MARET 2013 | 06:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keterusterangan Marzuki Alie akan kesiapannya menjadi ketua umum Partai Demokrat melalui Kongres Luar Biasa diapresiasi. Karena hanya Kongres atau KLB yang bisa menentukan siapa ketua umum.

"Saya pikir bagus. Karena kalau kita bicara AD/ART Partai Demokrat, ketua umum itu dipilih melalui Kongres atau Kongres Luar Biasa. Dan Partai Demokrat ini butuh figur yang teruji di lapangan," ujar pengamat politik Rico Marbun kepada Rakyat Merdeka Online kemarin petang.

Menurutnya, tidak hanya Marzuki Alie, kalau muncul figur lain yang tanpa harus menunggu embel-embel restu dari SBY menyatakan siap maju di KLB, hal itu sangat bagus untuk memulihkan citra di Partai Demokrat.


"Sehingga persepesi dan pergunjingan orang-orang bahwa Anas Urbaningrum itu tersingkir karena melawan Cikeas, akan terkubur dengan sendirinya. Kalau, SBY misalnya mempersilakan adanya proses pemilihan ketua baru dan mereka bertarung secara fair," ungkap akademisi Universitas Indonesia ini.

Pada Kongres Demokrat 2010 lalu di Bandung, ada tiga calon ketua umum Demokrat. Yaitu, Anas Urbaningrum, Marzuki Alie, dan Andi Mallarangeng. Dan jamak diketahui, calon yang didukung SBY saat itu adalah Andi Mallarangeng, yang gugur baru di putaran pertama dalam kongres tersebut. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya