Berita

YUSRIL IHZA MAHENDRA/IST

Partai Saja Belum Jelas, Kok Prof. Yusril Sudah Sesumbar Mau Pinang Puan Maharani

MINGGU, 10 MARET 2013 | 16:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pendiri Partai Bulan Bintang Prof. Yusril Ihza Mahendra sebaiknya menunggu dulu apa tanggapan resmi KPU atas putusan PT TUN yang meloloskan partainya sebagai peserta Pemilu 2014 sebelum berwacana menggandeng Puan Maharani sebagai cawapresnya.

"Kedua, kalaupun partai Yusril lolos, baru kita bicara berapa perolehan suara PBB," ujar pengamat politik Rico Marbun kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 10/3).

Karena, kalau bicara hasil Pemilu, perolehan suara PBB sangat minim. Bahkan pada Pemilu lalu partai berasas Islam itu terlempar, tak lolos ambang batas masuk parlemen.


"Saya pikir partainya saja tidak lolos dalam Pemilu legislatif, bagaimana mau orangnya jadi capres. Itukan logika yang tak nyambung," ungkap akademisi Universitas Indonesia ini.

Karena itu menurut Rico Marbun, terlalu dini mantan Menteri yang juga pakar hukum tata negara itu bicara capres, apalagi mau menggandeng orang lain untuk jadi pendampingnya.

"Selamatkan dulu partainya, baru bicara orangnya. Kalau sudah dinyatakan ikut Pemilu, baru kita lihat bagaimana animo masyarakat terhadap partainya. Kalau ternyata masih rendah, saya pikir masih terlalu jauh itu," tandasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya