Berita

Tamrin Amal Tomagola /ist

Politik

Harusnya TNI-Polri Bisa Jadi Teladan Bagi Masyarakat Sipil

SABTU, 09 MARET 2013 | 16:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sosiolog dari Universitas Indonesia, Tamrin Amal Tomagola memprediksi kekerasan akan terus berlanjut antara TNI dan Polri. karena masih banyak masalah antara lembaga keamanan negara itu yang belum terang.

"Prediksi saya, konflik keduanya akan terus berlanjut jika masalah kelembagaan tidak dituntaskan antar wewenang dan perebutan kekuatan ekonomi lahan tidak dihentikan," kata Tamrin dalam diskusi bertajuk "Cerita Lama Polisi dan Tentara" di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (9/3).

Terkait tindakan penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Baturaja, Sumatera Selatan, Tamrin berharap kedua pemimpin di kedua institusi itu bisa tegas dan mampu mengembalikan instusi mereka ke khitahnya sebagai pelindung keamanan sipil.


"Selain itu harus ada ketegasan diantara pimpinan keduanya. Dan Khusus buat Polri jangan main tembak, meraka adalah keamanan sipil. Intinya TNI Polri harus jadi teladan bagi masyarakat sipil," pungkasnya.

Akibat dari penyerbuan Mapolres OKU Kamis (7/3) lalu, sebanyak 16 tahanan lepas, dan semua pelayanan masyarakat yang terganggut, tidak hanya itu, lima anggota polisi mengalami luka tusuk.

Lima orang itu adalah, Aiptu Merbawi mengalami luka tusuk paha belakang sebelah kiri dan patah hidung, Briptu Berlin Mandala mengalami luka tusuk dada kiri dan robek tangan kanan. Kemudian Bripka Andi dan seorang petugas kebersihan, Ajrul mengalami luka ringan di pelipis. Sementara itu Kapolsek Martapura Kompol Ridwan, menderita luka di bagian mata sebelah kanan.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya