Berita

Thamrin Amal Tomagola/ist

Politik

Prof. Thamrin: TNI Harus Berjiwa Besar...

SABTU, 09 MARET 2013 | 12:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus berjiwa besar dan menunjukkan sifat ksatria dengan membantu membangun kembali Mapolres Ogan komering Ulu (OKU) yang beberapa waktu lalu dibakar.

Begitu dikatakan sosiolog, Prof. DR. Thamrin Amal Tomagola saat menjadi pembicara sebuah diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (9/3).

"TNI harus membantu membangun kembali gedung yang mereka bakar, agar ada nuansa kebersamaan dan perdamaian disana," kata dia.


Prof Thamrin menilai konflik TNI-Polri ibarat buku, yang merupakan cerita lama yang tak kunjung selesai. Selain faktor ekonomi, permasalahan hukum masih menjadi alasan lain munculnya pertikaian antara kedua instansi tersebut.

Karenanya, dia mengajak pihak TNI dan Polri untuk belajar dari kasus OKU ini agar permasalahan yang sifatnya berlarut-larut ini segera selesai.

"Harus belajar kalau ada kasus jangan disimpan terlalu lama," demikian Thamrin.

Kamis kemarin (7/3), sekitar 75 anggota TNI datang menanyakan kelanjutan proses hukum terhadap Bintara. Mereka sempat berdialog dengan Kapolres OKU. Diduga tak puas dengan penjelasan Kapolres tentang kejelasan hukum pelaku Pratu Heru, massa merusak dan membakar Mapolres. Oknum TNI juga membawa sangkur yang digunakan melukai para korban.

Bukan hanya Mapolres, massa juga membakar Pos Lalu Lintas Ogan 2 dan Pos Lalu Lintas Simpang Kota Baru. Mereka juga merusak Polsek Baturaja Timur, Polsek Marta Pura, dan Pos Lantas Ramayana. Kemudian 69 sepeda motor dan 9 mobil ikut dirusak. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya