Berita

ilustrasi

Politik

SKANDAL SPRINDIK ANAS

Kode Etik dan Pidana Dua Hal Berbeda, Polri Sudah Jadi Alat Politik?

KAMIS, 07 MARET 2013 | 17:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Tridiyanto, menilai, Mabes Polri tidak perlu menunggu hasil investigasi Komite Etik KPK atas kasus bocornya sprindik KPK dalam perkara korupsi Anas Ubaningrum.

"Saya jelaskan, ini hal yang berbeda. Masalah kode etik dan tindak pidana adalah hal yang tidak bisa dicampuradukkan," ujar Tridiyanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/3).

Kuasa hukum Tridiyanto, Fredrich Yunandi, menambahkan, kliennya punya hak sebagai warga negara melayangkan laporan polisi atas suatu tindak pidana yang diketahuinya, dan kewajiban Polri menerima laporan dari masyarakat.


"Mabes Polri menolak laporan kami sampai tiga kali, ada apa ini? Saya lihat polisi diskriminatif dan arogan, punya maksud terselubung," ungkap Yunandi.

Maka itu, dia dan kliennya menyambangi Komisi III DPR yang membidangi hukum untuk meluruskan kasus ini. Mereka berharap tidak ada diskriminasi terhadap warga negara. Polri sebaiknya bekerja sesuai dengan UU, mengayomi dan menegakkan hukum.

"Bukan sebagai alat politik tertentu," ungkapnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya