Berita

Politik

BNN Didesak Investigasi Narkoba Jenis Baru

KAMIS, 07 MARET 2013 | 15:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi III DPR RI mendesak Badan Nasional Narkoba (BNN) menyerahkan laporan hasil investigasi atau penelitian terhadap jenis-jenis narkoba baru secara berkala kepada DPR dan instansi lain.

Desakan ini merupakan hasil kesimpulan rapat kerja antara Komisi III DPR dengan BNN terkait kasus yang Raffi Ahmad hari ini (Kamis, 7/3) di ruang rapat Komisi III DPR Senayan Jakarta.

Selain itu Komisi III juga mendesak BNN melakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, Komisi yang membidangi hukum ini tetap meminta BNN meneruskan upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap jaringan penyalahgunaan narkoba, terutama di Lapas, dengan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak.


"Sehingga target Indonesia Bebas Narkoba 2015 dapat tercapai," ujar pimpinan rapat, Wakil Ketua Komisi III DPR Al Muzzamil Yusuf.

Sebelumnya, Raffi melalui penasehat hukumnya Hotma Sitompul mengatakan, tidak tepat menahanan Raffi, pasalnya sangkapan kurang tepat. Apalagi aturan yang digunakan belum ada dalam uu melarang jenis Nitilon, sebaiknya kata Hotma disosialisasikan dulu kalau memang dilarang.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya