Berita

jokowi

Kriteria Pemimpin Idaman Ada Pada Jokowi

SELASA, 05 MARET 2013 | 17:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keberhasilan Joko Widodo memenangkan pemilihan gubernur DKI Jakarta dan program konkret yang dilakukannya menarik simpati yang cukup luas dari rakyat Indonesia.

"Ini terlihat dari dielu-elukannya Jokowi pada setiap kunjungan ke berbagai daerah," ujar peneliti Maarif Institute Endang Tirtana (Selasa, 5/3).

Dukungan media yang sangat massif dan positif, juga menjadi momentum dan kekuatan besar bagi Jokowi untuk memenangkan pemilihan presiden 2014 kalau dia maju.


Menurut Endang Tirtana, selain bandwagon effect ada juga teori behavioral momentum (momentum tingkah laku), yang menentukan seseorang bisa memenangani pemilihan.

“The Big Mo yang seringkali disebut orang sebagai momentum besar untuk memenangkan pemilihan bisa dilihat sebagai peluang juga dalam memenangkan pemilihan. Semakin besar kondisi lingkungan yang positif mendukung, maka semakin besar kecepatan untuk memenangkan pemilihan," jelasnya.

Endang menjelaskan, Pilpres 2014 adalah momentum menentukan masa depan Indonesia yang sedang serius menata diri dari berbagai persoalan akut. "Rakyat membutuhkan sosok pemimpin yang sederhana, taktis dalam mengambil kebijakan,dan tegas. Kriteria itu ada pada Jokowi," demikian Endang.

Sebelumnya Board of Advisor CSIS (Centre for Strategic and International Studies), Jeffrie Geovanie yakin Jokowi akan menang kalau mencalonkan pada pilpres 2014.

Dia beralasan, kemenangan dalam pemilihan seringkali disebut sebagai upaya cerdas memanfaatkan momentum. Momentum bisa dikaitkan dengan bandwagon effect, yakni fenomena perilaku pemilih yang akan memilih calon yang dipilih oleh suara mayoritas (misal berdasar hasil survei).

Nah, belakangan ini, Jokowi diunggulkan banyak lembaga survei. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya