Berita

Jeffrie Geovanie

Jokowi akan Lewat kalau pada Pilpres 2014 Tak Maju

SELASA, 05 MARET 2013 | 15:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berpeluang menjadi Presiden RI apabila maju dalam pemilihan presiden 2014 mendatang.

"Jokowi hanya akan menjadi Presiden RI bila maju mencalonkan pada pilpres 2014," jelas Board of Advisor CSIS (Centre for Strategic and International Studies), Jeffrie Geovanie (Selasa, 5/3).

Jeffrie mengungkapkan itu karena menurutnya kemenangan dalam pemilihan seringkali disebut sebagai upaya cerdas memanfaatkan momentum. Momentum bisa dikaitkan dengan bandwagon effect, yakni fenomena perilaku pemilih yang akan memilih calon yang dipilih oleh suara mayoritas (misal berdasar hasil survei).


Kecenderungan pilihan akan diperkuat lagi dengan adanya dukungan informasi positif kandidat tersebut dari berbagai media cetak ataupun elektronik dan juga dari mulut ke mulut. "Fenomena Jokowi untuk Pilpres 2014, bisa dijelaskan dengan konsep diatas," ungkap Jeffrie.

Karena itu, Jeffrie mengingatkan, momentum mantan Walikota Solo itu hanya pada Pilpres 2014 mendatang. Kalau tidak maju di 2014, momentum berikutnya akan berpindah pada figur baru.

"Misalnya pada 2004, SBY terpilih karena pada saat itulah momentumnya dan ketika  2009, SBY  terpilih lagi karena dianggap berhasil memimpin di periode sebelumnya," jelasnya.

Contoh lain adalah Jenderal (Purn) Wiranto. Mantan Panglima ABRI itu berpeluang besar untuk menjadi presiden pada saat menjelang kejatuhan Presiden Soeharto. Setelah itu momentumnya terlewati. "Begitu juga dengan Amien Rais (momentumnya) ketika diminta untuk maju melalui poros tengah di awal reformasi" tuturnya," tandasnya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya