Berita

ilustrasi/ist

Calon Hakim MK Arief Hidayat Setuju Kepala Daerah Dipilih DPRD

SENIN, 04 MARET 2013 | 14:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemilihan kepala daerah (pilkada) lebih baik kembali diserahkan kepada DPRD ketimbang sekarang ini yang dipilih langsung oleh masyarakat.

"Pilkada oleh DPRD lebih bermanfaat daripada pilkada langsung yang menimbulkan hiruk pikuk horisontal," kata calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat.

Pernyataan Arief ini untuk menjawab pertanyaan dari anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dimyati Natakusuma dan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Otong Abdurrahman dalam uji kelayanakan di ruang Komisi III, DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 4/3).


Hal tersebut, kata gurubesar Universitas Diponegoro ini, harus dimulai dengan pendidikan demokrasi yang baik di semua elemen masyarakat, terutama oleh partai politik. Misalnya, partai politik harus memulai mendaftarkan caleg yang berkualitas, memiliki integritas dan memiliki kompetensi yang tinggi, dengan proses yang juga akuntabel dan transparan.

"Karena mereka yang memilih nanti di pilkada, maka akan baik dan bermanfaat bagi masyarakat," bebernya.

Arief pun menilai, bila Pilkada kembali diserahkan ke DPRD, maka ongkos demokrasi akan semakin murah dan mengurangi konflik yang terjadi akibat pertikaian Pilkada. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya