Berita

presiden sby

SBY Justru Membuat Kegaduhan Politik

MINGGU, 03 MARET 2013 | 14:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL Presiden SBY tidak sepatutnya menyampaikan ke publik bahwa ada kelompok dan elit politik yang ingin membuat negara gonjang-ganjing dan instabilitas politik.

Apalagi SBY menyebut informasi itu dia peroleh dari Intelijen.

"Bagaimanapun penyataan SBY tersebut justru memperkeruh keadaan dan akan membuat kegaduhan di publik," jelas anggota komisi III DPR Indra kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 3/3).


Politikus PKS ini mengungkapkan hal tersebut saat dimintai tanggapan atas pernyataan SBY yang dia sampaikan sesaat sebelum berangkat ke Jerman di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (3/3) pagi. Dia mengatakan, hasil pemantauannya dan juga informasi dari intelijen bahwa tahun ini akan ramai isu-isu yang memojokkan dan mengganggu pemerintah.

Menurut Indra, melanjutkan keterangannya, penyataan SBY yang tidak konkret tersebut telah menimbulkan pertanyaan-pertanyaan di publik dan itu justru akan membuat anak bangsa jadi saling curiga satu dengan yang lainnya.

Karena berdasarkan pernyataan SBY itu akan muncul pertanyaan di masyarakat siapa kelompok dan elit politik yang dimaksud SBY, gonjing-ganjing seperti apa yang akan mereka lakukan, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya