Berita

POSCO/IST

Dunia

Tiga Orang Tewas Saat Protes Menolak Proyek Baja Posco

MINGGU, 03 MARET 2013 | 10:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya tiga orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka parah akibat terkena bom minyak mentah pada Sabtu (2/3). Insiden itu terjadi saat digelar protes rencana proyek perusahaan penghasil baja POSCO milik sebuah perusahaan asal Korea Selatan di India.

Polisi setempat mengatakan bahwa kemungkinan korban tewas di Desa Patna, Odisha (sebelumnya disebut Orissa), akibat ulah bom rakitannya sendiri. Namun seorang Jurubicara para korban, Prashant Paikary menampik dan mengatakan bahwa mereka adalah korban dari serangan pendukung proyek POSCO.

"Kami sangat mengutuk pembunuhan yang tidak manusiawi yang dilakukan kepada warga desa yang tak berdosa. Kami menuntut penangkapan para pelaku segera," kata Jubir gerakan perlawanan anti POSCO, Prashant seperti dilansir Reuters (Minggu, 3/3).


POSCO, perusahaan penghasil baja terbesar kelima di dunia telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Odisha pada tahun 2005. Kesepakatan itu terkait pembangunan pabrik baja senilai 12 miliar US Dolar. [wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya