Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Dua Bom Meledak di Wilayah Syiah, Lima Orang Tewas

SABTU, 02 MARET 2013 | 13:46 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya lima orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dalam dua ledakan yang terjadi secara bersamaan. Peristiwa ini terjadi di sebuah pasar hewan di Diwaniyah, sebuah wilayah di selatan Irak yang mayoritas berpenduduk Syiah, pada Jumat (1/3).

Polisi dan petugas medis mengatakan dua ledakan pada pukul 07.30 waktu setempat itu terjadi saat pasar sedang ramai pengunjung, sehingga mengakibatkan banyak orang yang terluka.

"Saya datang untuk membeli beberapa anak sapi. Ketika ledakan terjadi, saya sedang memeriksa sapi," ujar saksi mata yang juga seorang tukang daging, Jassim Khalid, sebagaimana yang dilansir Reuters (Sabtu, 2/3).


Hingga berita ini diturunkan belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mengerikan ini. Kuat dugaan aksi ini dilakukan oleh kelompok gerilyawan Sunni.

Pasalnya, sejak awal tahun ini gerilyawan Muslim Sunni sudah melipat gandakan upaya mereka untuk meruntuhkan pemerintahan Irak dibawah Perdana Menteri Nuri al Maliki, yang berhaluan Syiah.

Kekerasan di Irak turun secara signifikan dari puncaknya tahun 2006-2007. Tetapi konflik yang terjadi di negara tetangga Suriah, dimana pemberontak Sunni berjuang untuk menggulingkan Presiden Bashar al Assad, mendorong kembali kekerasan sektarian di Irak.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya