Berita

militan al shabaab/ist

Dunia

Al Shabaab Dituduh di Balik Serangan Bom Bunuh Diri Tepi Pantai

SABTU, 02 MARET 2013 | 13:00 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang warga sipil tewas dalam serangan bom bunuh diri yang terjadi di sebuah restoran tepi pantai, di Somalia, kemarin (Jumat, 1/3).

Seorang pelayan restoran Indian Ocean di Mogadishu, Ali Abdi, bersaksi, seorang pengebom bunuh diri yang mengenakan rompi berisi bahan peledak memasuki restoran dan meledakkan dirinya beberapa saat sebelum sebuah bom mobil yang hanya berjarak beberapa meter juga meledak.

Demikian dilansir Reuters beberapa saat lalu (Sabtu, 2/3). Seorang tentara Somalia yang berada di lokasi ledakan mengatakan satu warga sipil dan pelaku tewas dalam insiden tersebut.


Sedangkan, seorang perwira polisi senior mengatakan bahwa pengebom mobil menabrakkan mobilnya ke restoran sebelum ledakan kedua terjadi.

Belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas dua ledakan bom tersebut. Namun, para pejabat Somalia menuduh kelompok pejuang Islam, Al Shabaab, sebagai pihak yang "bermain".

Dalam beberapa bulan terakhir, Al Shabaab memang sering kali meluncurkan serangkaian serangan di Mogadishu.

Bahkan, kelompok pemberontak ini telah bersumpah untuk melaksanakan serangan terhadap pemerintah baru, yang didukung oleh kekuatan Barat dan negara-negara
regional. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya