Berita

roestanto wahidi (kiri)

Legislator Demokrat Kawal Pelaksanaan Program Rutilahu

JUMAT, 01 MARET 2013 | 20:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Komisi V DPR dari Partai Demokrat Roestanto Wahidi tak hanya memperjuangkan program pemerintah dari Kementerian Perumahan Rakyat yaitu Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), tapi juga mengawal pelaksanaan program tersebut di lapangan.

Untuk mengetahui program tersebut berjalan baik atau tidak hari ini (Jumat 1/3) Roestanto meninjau langsung dua desa yang telah mendapatkan program Rutilahu. Roestanto keliling kedua  wilayah seperti Desa Ketapang dan Desa Sangkanhurif yang mendapatkan program Rutilahu.

"Saya harus benar-benar memastikan program tersebut sudah berjalan dengan baik atau tidak. Tentunya penerima program tersebut masyarakat yang benar-benar membutuhkan diantaranya warga miskin yang rumahnya layak dibantu," ungkap Roestanto di sela-sela meninjau pembangunan Rutilahu di Desa Sangkanhurif, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Bandung dalam siaran pers yang diterima petang tadi.


Ketua Departemen Perumahaan Rakyat DPP Partai Demokrat ini juga mengaku bersyukur keinginan masyarakat miskin mendapat rumah layak tinggal terwujud. "Paling tidak rumah yang tadinya tidak layak tapi setelah mendapatkan program dari pemerintah rumahnya dibeda akhirnya mereka bisa tinggal dirumah yang sesuai," ujar Roestanto.

"Memang program Rutilahu 2012 tidak semua warga mendapatkannya dari yang diajukan sekitar berjumlah 240 tapi yang bari terealisasikan hanya 175 unit. Dan bilamana mereka yang belum terwujud akan kita masukan diprogram 2013," kata Roestanto.

Menurut anggota Dewan yang dua priode terpilih ini mengatakan alasan bantuan tersebut belum terwujud salah satunya lantaran masalah adminsitrasi. "Mereka yang gagal karena kelengkapan adminitrasi saja seperti kekurangan KTP, Kartu Keluarga dan sebagai. Pastinya saya akan perjuangkan kembali di tahun ini agar mereka yang belum dapat bisa terealisasikan," tutur Roestanto.

Sementara itu Kepala Desa Sangkanhurif Afudin mengaku bersyukur warganya bisa merasakan program pemerintah yakni bantuan bedah rumah perkepala keluarga 6 juta.

"Desa kami ada 44 kepala keluarga yang mendapatkannya dari 66 kepala keluarga yang kita ajukan. Lantaran ada beberapa hal administrasi sehingga mereka yang belum mendapatkan akan diperjuangkan di program tahun 2023. Pastinya mereka yang kita perjuangkan warga miskin seperti janda tua dan sebagainya," katanya.

Sebelumnya Roestanto juga memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk mendapatkan program pemerintah demi pembangunan masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat dengan menggenjot program Kementerian Pekerjaan Umum  yakni program Percepatan Pembangunan Infrakstruktur Perdesaan (PPIP) seperti perbaikan jalan, saluran air, dan jembatan.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya