Berita

anas urbaningrum

Kader Demokrat Masih Anggap Anas Urbaningrum Sebagai Ketua Umum

JUMAT, 01 MARET 2013 | 10:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kader Partai Demokrat di daerah belum mendapatkan informasi resmi dari DPP Partai Demokrat ihwal pengungunduran diri Anas Urbaningrum sebagai ketua umum. Mereka hanya mengetahuinya dari media massa. Dan informasi dari media massa itu membuat mereka bingung.

"Yang kami dengar dari media massa, Mas Anas menyatakan berhenti, tidak menyatakan mundur. Itu kan maknanya berbeda. Jadi kami tidak tahu apa yang dimaksud beliau," ujar Ketua DPC Partai Demokrat Purworejo, Abdullah kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 1/3).

"Tapi kalau maknanya berhenti hampir sama dengan mundur misalnya, cabang-cabang belum bisa memahami dan belum bisa menerima kemunduran diri itu," sambungnya.


Karena, dia beralasan, Anas terpilih sebagai ketua umum melalui Kongres yang digelar di Bandung Mei 2010 lalu. Makanya, kalau mau berhenti atau mengundurkan diri, tentu harus disampaikan dalam forum Kongres atau Kongres Luar Biasa (KLB).

"Mestinya mundur di KLB, bukan mundur sepihak. Kami anggap mundur Mas Anas itu belum tepat atau tidak tepat. Kalau ingin berorganisasi yang benar, ya forumnya KLB tadi. Sepanjang belum ada KLB, maka posisi ketua umum masih di tangan ketua umum yang dipilih dalam kongres lalu," jelasnya.

Nah, soal keputusan Majelis Tinggi yang menunjuk empat orang menjalankan tugas dan fungsi ketua umum, menurutnya itu adalah hal lain. Karena dia berbicara berdasarkan konstitusi partai, dalam hal ini AD/ART.  [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya