Berita

sri mulyani/ist

CENTURYGATE

Penyidik KPK Akan Segera Terbang ke AS untuk Periksa Sri Mulyani

RABU, 27 FEBRUARI 2013 | 13:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam minggu ini, akan segera memeriksa mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai saksi dalam skandal Century. Untuk memeriksa Sri Mulyani, penyidik KPK pun akan terbang ke Washington DC, Amerika Serikat, tempat Sri Mulyani tinggal.

"Kemarin kita ada kendala menghadirnya ke Indonesia. Namun saya dan pimpinan lain sudah tandatangai pemeriksaannya," ujar ketua KPK Abraham Samad dalam rapat dengan timwas di Gedung DPR, Komplek Parlemem, Senayan, Jakarta (Rabu, 27/2).

Selain Sri Mulyani, ungkap Abraham, KPK juga akan terbang ke Tokya untuk memeriksa saksi lainnya. Namun Abraham tidak menyebutkan siapa saksi yang akan diperiksa di Tokyo tersebut.


Pemeriksaan ini dilakukan KPK, masih kata Abraham, juga menjadi bukti bahwa lembaga ini sangat serius menuntaskan skandal yang disebut-sebut merugikana keuangan negara hingga Rp 6,7 triliun tersebut. Untuk pemeriksaan ini, persoalan dana tidak menjadi hambatan bagi KPK.

"Untuk kendala jarak dan biaya tidak ada," ungkapnya, menjawab usulan anggota Timwas dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Yani, yang mengatakan bahwa Komisi III siap mengucurkan dana bila memang KPK kekurangan. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya