Berita

PAN Berang Marzuki Alie Cs Diam-diam Bertemu Presiden

SELASA, 26 FEBRUARI 2013 | 16:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mempertanyakan langkah pimpinan DPR menggelar rapat konsultasi dengan Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, kemarin (Senin, 25/3). Karena, tidak ada pemberitahuan sebelumnya.


"Belum ada keputusan bersama untuk konsultasi dengan Presiden. Saya hanya mengingatkan, itu diatur dalam UU MD3, harus ada keputusan bersama," ujar Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno dalam sidang paripurna di Gedung Nusantara II Senayan, Jakarta, Selasa (26/2).

Pada dasarnya, ungkap Teguh, ia bukan ingin mempermasalahkan tindakan Pimpinan DPR itu. Namun, ia meminta sesama anggota harus terbuka. "Ini saya jelaskan agar tidak ada dusta di antara kita," ucapnya.

Pada dasarnya, ungkap Teguh, ia bukan ingin mempermasalahkan tindakan Pimpinan DPR itu. Namun, ia meminta sesama anggota harus terbuka. "Ini saya jelaskan agar tidak ada dusta di antara kita," ucapnya.


Ketua DPR Marzuki Alie yang juga memimpin rapat langsung menjawab. Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dan konsultasi dengan komisi-komisi sebelum melakukan pertemuan dengan Presiden.

Seperti diketahui, dalam pertemuan pimpinan DPR dan pemerintah kemarin, dua lembaga tinggi negara ini membahas masalah-masalah khusus dan kurusial, termasuk di dalamnya soal RUU yang mendapat perhatian luar dari masyarakat, seperti RUU Desa, RUU Kamnas dan RUU Ormas.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya