Berita

mulyadi

Politikus Demokrat Promosikan Jembatan Kelok Sembilan jadi Ikon Sumbar

SENIN, 25 FEBRUARI 2013 | 16:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kader Demokrat menyadari elektabilitas partainya turun berdasarkan hasil survei dari beberapa lembaga survei. Namun hal tersebut tidak membuat kader partai penguasa itu patah semangat. Justru sebaliknya, hasil survei itu mereka jadikan sebagai motivasi untuk terus bekerja sehingga dapat mengembalikan kejayaan seperti tahun 2009 lalu.

"Sebagai kader, tentunya harus punya rasa optimisme bahwa Partai Demokrat kembali berjaya. Tentunya rasa optimisme tersebut dilakukan dengan kerja dan kerja. Sehingga masyarakat akan menarug harapan kembali kepada Partai Demokrat," ujar Wakil Ketua Komisi V DPR dari Demokrat Mulyadi (Senin, 25/2).

Mulyadi meyakini dengan kerja serta bertemu dengan rakyat, Demokrat akan tetap bertahan menjadi partai pemenang. Terlebih ditunjang dengan program-program pemerintah yang diyakini dapat bermanfaat dan dirasakan oleh raktyat banyak.


"Saya sebagai kader tugasnya berkerja terlebih dahulu. Disisi lain memastikan juga bagaimana mengawal program-program pemerintah dapat berjalan dengan baikn" kata legislator dari daerah pemilihan (dapil) Sumatera Barat II ini.

Dan hasil positif. Dia mengaku bersyukur setiap turun ke dapil, yang meliputi Kota Bukittinggi, Agam, Payakumbuh, 50 Kota, Pariaman, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, respons masyarakat cukup baik.

"Bahkan mereka juga menaruh harapan agar ke depan lebih banyak kader Partai Demokrat duduk di DPR. Dengan begitu program-programnya agar dapat dirasakan oleh masyarakat," tegas Mulyadi.

Saat ini dia tengah memperjuangkan agar Jembatan Kelok Sembilan di Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat selesai sesuai rencana Angustus 2013. Untuk itu Mulyadi berharap, dengan terselesaikan jembatan itu kelak dapat membantu masyarakat seperti  memperlancar roda perekonomian yakni arus manusia dan barang dari Sumbar ke Riau.

"Jembatan tersebut banyak manfaat dapat membantu aktivitas masyarakat seperti waktu tempuh akan semakin berkurang. Selain itu Jembatan Kelok Sembilan akan menjadi ikon baru di bidang karya konstruksi, menginggat konstruksinya termasuk unik. Selain itu juga punya potensi sebagai lokasi pariwisata baru, yang tentu harus dikelola secara profesional," demikian Mulyadi.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya