Berita

yusril ihza mahendra

Diperkuat Yusril dan Romli, Badan Advokasi Rakyat Persatuan Indonesia Dibentuk

SENIN, 25 FEBRUARI 2013 | 12:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 13 pengurus DPP BAHU Partai Nasdem yang sudah mengundurkan diri bersama praktisi hukum lainnya saat ini menginisiasi pembentukan Badan Advokasi Rakyat Persatuan Indonesia atau BARA Perindo.


"Setelah mundur ada komunikasi dengan teman-teman Perindo. Artinya kami memiliki kesamaan pandangan dan ide untuk membangun bangsa ini, terutama dalam hal penegakan hukum," ujar mantan Ketua Umum DPP BAHU Partai Nasdem, Effendi Syahputra (Senin, 25/2).

"Perindo melihat gerbong kami (eks BAHU) ini potensial dan punya kemampuan untuk menjalankan program-program kemasyarakatan dalam kaitannya dengan advokasi masyarakat maupun pembaruan hukum ke depan. Kecocokan ini membuat kami bersepakat untuk membuat organisasi sayap ini," sambungnya.

"Perindo melihat gerbong kami (eks BAHU) ini potensial dan punya kemampuan untuk menjalankan program-program kemasyarakatan dalam kaitannya dengan advokasi masyarakat maupun pembaruan hukum ke depan. Kecocokan ini membuat kami bersepakat untuk membuat organisasi sayap ini," sambungnya.

Effendi juga menambahkan, program-program yang dijalankan nanti tidak jauh berbeda apa yang mereka lakukan saat masih aktif di BAHU Nasdem. Namun, yang menjadi berbeda, masuknya nama-nama besar Prof. Yusril Ihza Mahendra dan Prof Romli Atmasasmita, tentu akan membuat organisasi sayap bidang pelayanan hukum masyarakat ini lebih kuat.

"Pak Yusril itu pakar HTN (Hukum Tata Negara). Pak Romli pakar pidana. Ini modal penting buat kami. Karena mereka bersedia menjadi pembina kami dalam menjalankan aksi-aksi advokasi masyarakat ini. Pak HT juga sangat mendukung dan beliau meminta konsen di masalah TKI dan kampanye pencegahan korupsi," ungkapnya.

Effendi juga mengklaim beberapa aktivis LBH siap bergabung dengan BARA Perindo yang menurut rencana akan di deklarasikan bulan Maret nanti.

"Saya sudah bangun komunikasi dengan beberapa aktivis dan praktisi hukum di LBH-LBH. Mereka siap bergabung dan menambah kekuatan kita terutama untuk BARA di wilayah-wilayah," tutup pengacara muda Alumnus Universitas Sumatera Utara ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya