Berita

gatot pujo nugroho/ist

Hindari Rusuh, Gatot Pujo Akan Dilantik Sebagai Gubernur Sumut Defenitif di Jakarta

MINGGU, 24 FEBRUARI 2013 | 19:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera utara (DPRD Sumut) belum menjadwalkan (Plt) Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sebagai gubernur definitif setelah gubernur sebelumnya, Syamsul Arifin, mendapatkan vonis berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung terkait kasus korupsi penyelewengan APBD Kabupaten Langkat.

Padahal, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14/P Tahun 2013 tertanggal 13 Februari 2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Gubernur Sumatera Utara menjadi Gubernur dengan masa jabatan 2008-2013.

"Belum kita jadwal, belum ada kesepakatan," ujar Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (24/2).


Dikatan Chaidir, Fraksi DPRD Sumut berbeda pendapat dalam penetapan jadwalnya. Diantaranya adalah tanggal 25 Maret atau 8 April usai Pilgub Sumut digelar.

"Saya sendiri meminta tanggal 1 atau 4 April," pinta politisi Golkar ini.

Sambung Chaidir, munculnya beberapa opsi ini, karena sekarang sedang berlangsung masa kampanye, termasuk Gatot yang kini mengambil cuti sebagai calon gubernur.

"Nanti rencana pelantikannya di Jakarta. Kita ingin menyegerakan urusan tata negara yaitu Keppres yang sudah dikeluarkan presiden. kan kita dulu yang minta agar gubernur didenitifkan, kita sudah lama tidak memiliki gubernur hampir empat tahun," beber Chaidir.

Kenapa dilantik di Jakarta? Chaidir menjawab, hal itu diminta kepada Mendagri agar proses Pemilukada Sumut terjaga dan kondusif.

"Ini etika politik saja, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di Sumut. Kita segerakan pelantikan, karena tidak ada jaminan Pilkada Sumut berlangsung satu putaran," ungkap Chaidir.

Terakhir dia menambahkan, pimpinan DPRD dan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumut, Senin (25/2) akan melakukan rapat kembali soal penjadwalan Gotot sebagai gubernur defenitif atau gubernur ke-17 sepanjang sejarah Provinsi Sumatera Utara.

"Senin kita rapat lagi," pungkas Chaidir.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya