Berita

MILISI SUDAN/IST

Dunia

REBUTAN TAMBANG

Dua Suku Bertikai, Korban Terus Berjatuhan

MINGGU, 24 FEBRUARI 2013 | 14:37 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Lebih dari 50 orang tewas dalam serangan membabi-buta  yang dilakukan milisi Arab ke  wilayah Darfur, Sudan, Sabtu kemarin (23/20)

Aksi berdarah tersebut babak baru perseteruan dua suku Arab yakni suku Rezeigat dengan suku Husein Bani.

Milisi dari suku Rezeigat menembaki suku seterunya dengan senapan mesin. Tak itu saja, dalam penyerangan itu,  mereka juga membakar sekitar 30 rumah.


"Mereka datang menggunakan Land Cruiser. Kemudian  membakar 30
rumah yang menewaskan 53 orang," kata seorang warga di El Sireaf seperti diberitakan AFP (Minggu, 24/2). El Sireaf  termasuk  dalam wilayah Darfur.

Warga lainnya juga memastikan kalau korban yang tewas akibat serangan bersenjata itu sebanyak 53 orang.

Mereka juga meyakini kalau para penyerang berasal dari suku
Rezeigat, yang merupakan saingan dari suku Arab, Hussein Beni. Mereka
telah berseteru sejak awal Januari lalu di wilayah penambangan emas
Jebel Amir, Darfur Utara.

Kerusuhan ini kian meningkatkan angka perpindahan terbesar penduduk
dalam beberapa tahun. Pada Januari, Misi PBB-Uni Afrika di Darfur,
UNAMID, mengatakan bentrokan antar suku yang saling berebut tambang
emas di Darfur Utara mengakibatkan 700 ribu orang mengungsi. [dry}

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya