Berita

ilsutrasi/ist

Palestina Minta Israel Terbuka soal Kemataian Jaradat di Penjara

MINGGU, 24 FEBRUARI 2013 | 10:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Perdana Menteri Palestina, Salam Fayyad, terkejut atas kematian seorang tahanan Palestina di penjara Israel.

Sebagaimana disampaikan Jurubicara Kepresidenan Palestina, Fayyad mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kesyahidan Arafat Jaradat di dalam penjara Israel pada Sabtu lalu itu (23/2). Fayyad pun meminta Israel terbuka dan mengungkap penyebab kematian jaradat tersebut.

Sebelumnya, Jurubicara Lembaga Pemasyarakatan Israel, Sivan Weizman, mengatakan bahwa Jaradat mati mendadak di LP Megiddo, Israel Utara. "Ia mungkin terkena serangan jantung," kata Weizman.


Sementara itu, sebagaimana dilansir AFP (Minggu, 24/2), Menteri Urusan Tahanan Palestina, Issa Qaraqaa, membantah isu yang mengatakan bahwa Jaradat meninggal karena sakit. "Dia tewas selama penyelidikan. KKami menuntut pembentukan sebuah komisi penyelidikan internasional untuk menyelidiki keadaan kematiannya," katanya.

Menurut Badan Intelijen Dalam Negeri Israel, Jaradat ditangkap pada Senin pekan lalu (18/2) karena keterlibatannya dalam insiden pelemparan batu pada bulan November yang menyebabkan seorang Israel telah terluka.

"Sebelum kematiannya, dia sempat sakit," kata Shin Bet, dari Intelijen Israel.

"Pihak medis telah dipanggil untuk menjalani pengobatan. Tapi mereka tidak mampu menyelamatkan nyawanya," tambahnya. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya