Berita

Natalius Pigai

TEROR DI PAPUA

Natalius Pigai: Itu Kritik Saya kepada Presiden SBY

SABTU, 23 FEBRUARI 2013 | 11:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai angkat suara atas kritik sejumlah orang termasuk dari Sofiariyani, istri prajurit TNI di Wamena, Papua atas pernyataannya kemarin terkait penembakan anggota TNI, yang dimuat sebuah media.

Dia menjelaskan, pernyataannya soal ketidaksiagaan TNI yang menjadi salah satu penyebab insiden penembakan aparat oleh kelompok yang diduga Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) adalah kritik yang ditujukan kepada Presiden SBY. Tapi sayang, media tak memuat utuh apa yang ia sampaikan.

"Itu saya kritik presiden. Itu kelalaian Presiden karena kirim banyak prajurit tapi tanpa audit manajemen keamanan," ungkapnya (Sabtu, 23/2).


Karena itu, Komnas HAM meminta Negara menanggung kesehjateraan maupun pendidikan keluarga korban. Karena mereka mati akibat kelalaian Presiden sebagai panglima tertinggi.

"Sudah saatnya kita kritik pemerintah, Presiden bahwa penempatan prajurit tanpa mekanisme manajemen keamanan yang baik itu dampaknya banyak prajurit yang korban. Presiden seharusnya mengedepankan dialog sebagai solusi damai di Papua, bukan dengan menempatkan pasukan kita sampai mencapai 14 ribu sampai 16 ribu," tegasnya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya