Soft diplomacy atau diplomasi informal Indonesia di dunia internasional perlu diperkuat. Hal ini penting di tengah dinamika dan perkembangan dunia yang kian pesat.
Demikian dikatakan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar dalam acara Launching Live DVD Concert karya musisi ternama Dwiki Darmawan di Jakarta, Jumat (22/2). Selain Dwiki, hadir pula anggota DPR yang juga Ketua Umum PAPPRI, Tantowi Yahya, dan musisi jazz internasional, Fritz Thom.
"Soft diplomacy kita bisa melalui banyak cara. Nah musik salah satu media soft diplomacy itu. Apa yang dilakukan Dwiki Darmawan adalah bagian dari promosi Indonesia di mata dunia," tegas Sapta.
Menurutnya, aktifitas Dwiki sebagai musisi yang sering tampil di luar negeri, adalah aset bangsa dan apa yang dilakukannya itu dapat menjadi diplomasi kebudayaan.
"Karena itu saya bangga dan sangat mendukung kegiatan Dwiki. Justru dengan keterbatasan anggaran pemerintah, aktifitas Dwiki sangat membantu pemerintah dalam memberikan dan mempromosikan Indonesia di kancah internasional," papar Sapta.
Sementara itu, anggota DPR Tantowi Yahya mengapresiasi Dwiki melalui kegiatan bermusik tersebut. Musik, katanya, menjadi media yang sangat tepat untuk mengenalkan dan memberikan pemahaman yang baik tentang Indonesia di luar negeri.
"Ini misi mulia, karena itu harus kita dukung bersama. Dwiki telah mempertaruhkan dirinya bagi nama baik bangsa dan negara di mata internasional," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dwiki Darmawan menjelaskan, karyanya yang dilaunching saat ini adalah hasil kolaborasi dengan para musisi jazz dunia dalam even Jazz Fest Wien, Juli 2012 di Vienna.
Bagi musisi yang ditunjuk Kementerian Pariwisata sebagai duta pariwisata untuk luar negeri ini, dalam berkesenian, dirinya tidak hanya mementingkan masalah materi atau sekedar tampil, tapi ia bagaimana membawa misi Indonesia di dunia internasional.
"Saya senang membantu pemerintah. Itu sebabnya saya sering bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata untuk promosi di luar negeri melalui musik," ungkap Dwiki, yang kini tengah menyiapkan buku 30 tahun berkarya, "Collaborating Harmony."
[zul]