Berita

Megawati Soekarnoputri

Terbukti Gagal, Megawati Jangan Nyapres Lagi

JUMAT, 22 FEBRUARI 2013 | 14:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diharapkan tidak maju lagi pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Selain tokoh tua, dia juga sudah terbukti gagal saat menjadi presiden.

"Dia sudah pernah jadi presiden dan tidak terlalu berprestasi. Lebih baik (tiket capres) diberikan kepada orang yang punya peluang berprestasi dibanding Megawati," ujar pengamat sosial-politik Fadjroel Rachman kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 22/2).

Menurut Fadjroel, lebih baik Mega dan PDIP mendorong kadernya yang saat ini menjabat Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menjadi calon presiden. Bila itu dilakukan Mega, dia sudah memberikan kontribusi dengan melahirkan Soekarno kecil.


"Kalau Mega memberikan dukungan 100 persen kepada Jokowi, artinya Megawati mencintai republik Indonesia. Megawati juga mendukung lahirnya Soekarno kecil. Bagi saya, Jokowi adalah Soekarno kecil. Kenapa, Soekarno menjadi presiden saat berumur 44 tahun. Jokowi sekarang 52 tahun. Jadi masih tokoh muda," ungkapnya.

Kalau memang maju menjadi capres dan berhasil, bukan berarti Jokowi tidak menjalankan amanahnya memimpin Jakarta lima tahun. Jokowi saat ini memang diharapkan untuk memimpin Indonesia.

"Orang bilang bukankah dia masih bentar di Jakarta. Dia kalau jadi Presiden akan menyelamatkan 250 juga orang Indonesia termasuk 9 juta penduduk Jakarta. Kalau hanya jadi Gubernur Jakarta, dia hanya bermanfaat bagi 9 juta," demikian Fadjroel.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya