Berita

Kiai Said Aqil Ajak Fatayat NU Besarkan PKB

JUMAT, 22 FEBRUARI 2013 | 10:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengajak seluruh pengurus dan anggota Fatayat NU membesarkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dengan memilih partai itu dalam Pemilihan Umum 2014.

"Sudah, pokoknya Fatayat NU jangan terlalu pusing urus politik, politik itu gampang, cukup lima menit coblos PKB di Pemilu nanti, selesai," kata Said Aqil saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Nasional Fatayat NU di Lembang, Bandung, Kamis (21/2) malam yang juga dihadiri Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen PKB Imam Nahrawi.

Saiq Aqil yang merupakan salah satu pendiri PKB, bukan kali ini saja mengajak warga NU memilih PKB. Sebelumnya, saat memberi pengarahan dalam acara Training of Trainee Pendidikan Kader Pancasila PKB yang juga dihadiri Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Said Aqil juga secara terang-terangan menyatakan afiliasi politiknya.


"Pemilik PKB ya NU, kalau ada yang minta saya netral, jujur saja gimana mau netral, lha wong PKB saya yang bikin. Kalau ada parpol lain mempersoalkan netralitas saya, ya harus maklum," kata Said Aqil, seperti dilansir Antara.

Sementara itu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat diminta memberikan pengarahan, mengatakan Fatayat NU sebagai organisasi perempuan muda NU memiliki semua persyaratan dan mampu menggerakkan serta memberdayakan perempuan untuk mengejar ketertinggalan melalui pendidikan dan pelatihan.

"Namun ada cara cepat, yakni jalan tol melalui jalur politik. Dengan politik perjuangan akan lebih cepat karena politik adalah akses kebijakan anggaran," katanya.

Oleh karena itu, Muhaimin mengajak kader Fatayat NU untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui PKB, baik untuk DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota. "Caleg PKB dari Fatayat akan didorong harus jadi semua, tujuannya adalah untuk mempercepat kesejahteraan bangsa," kata Muhaimin.

Ketua Umum Ketua PP Fatayat NU Ida Fauziyah pun menyambut baik ajakan Muhaimin itu. Ia menyatakan siap mengerahkan kader Fatayat untuk mengikuti rekrutmen caleg PKB. "Fatayat NU memang bukan organisasi politik, namun harus melek politik. Wajib hukumnya bagi Fatayat NU mendukung dan mengadvokasi perempuan untuk ikut serta dalam partai politik dan terlibat dalam rekrutmen caleg," katanya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya