Berita

hary tanoe

Sudding Bantah Hanura Gaet Hary Tanoe karena Alasan Pragmatis

RABU, 20 FEBRUARI 2013 | 16:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura membantah penilaian pengamat bahwa menggaet pengusaha Hary Tanoesoedibjo hanya kepentingan pragmatis. Yaitu, menginginkan fulus bos media grup tersebut untuk mempersiapkan Pemilihan Umum 2014 mendatang.

"Saya kira tidak. Karena kami tidak pernah ada deal-deal masalah itu. Ini hanya kesamaan pandangan, gerakan, ideologi dalam melakukan perubahan," jelas Ketua DPP Partai Hanura Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online kemarin (Selasa, 19/2).

Tapi, Sudding tak menampik bahwa partainya butuh sokongan jaringan media yang dimiliki mantan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasdem tersebut. Agar apa yang diperbuat kader Hanura bisa diketahui khalayak luas.


"Kami sangat sadar kader-kader kami telah memberikan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana sikap kami soal Century, mafia pajak, dan menolak kenaikan BBM. Tapi tidak terpublikasi dengan baik. Memang kami terbatas dalam mengakses media," jelasnya.

Karena itu, dengan bergabungnya Hary Tanoe dan komitmennya yang akan all out membantu Hanura, Sudding yakin hal itu akan memudahkan mereka untuk mensosialikan kerja-kerja nyata untuk kepentingan masyarakat.

Tak hanya itu, anggota Komisi III DPR ini juga tidak kuatir dengan sinyalemen sebagian kalangan bahwa Hary Tanoe akan berusaha menguasai Partai Hanura, sebagaimana tudingan dia sebenarnya ingin menguasai Nasdem tapi gagal.

"Tidak. Saya kira kita kan saling bersinergi. Semua anak bangsa yang punya komitmen tidak perlu ragu, mari kita berjuang bersama, apa dan siapapun. Ketika komitmen sama, visi misi sama, ideologi sama, saya kira tidak ada maslah," demikian Sudding.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya