Berita

marwan jafar

Ahlu Sunnah Wal Jamaah di Partai Prabowo Subianto Tak Punya Umat

SELASA, 19 FEBRUARI 2013 | 14:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bergabungnya Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tak akan mempengaruhi suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilihan Umum 2014 mendatang.

Meski, di partai Prabowo Subianto itu, PKNU ganti baju menjadi sayap partai dengan nama Gerak Aswaja (Gerakan Rakyat Ahlu Sunnah Wal Jamaah).

"Nggak ada ngaruh. Karena tradisi, kultur, behavior, aplikasi amaliyahnya berbeda," ujar Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 19/2).


"Kalau di PKB Ahlussunnah Wal Jama'ahnya NU dan PKB adalah representasi politik Ahlussunnah Wal Jama'ah. Kalau kami itu menginternalisasi ajarah Ahlussunnah Wal Jama'ah secara kaffah (komprehensif)," sambung Marwan.

Sementara, Ahlussunnah Wal Jama'ah di partai lain cuma lips service belaka.  Kenapa cuma lips service, karena nggak ada umatnya.

"Kami jelas-jelas ada umatnya, ada massanya, ada pelatihannya, ada gerakannya, ada internalisasi dan ideologisasi. Kalau di tempat lain nggak ada," tegas Marwan, yang juga Ketua Dewan Pembina Laskar Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) ini.

Marwan menambahkan, Ahlussunnah wal Jama'ah tak bisa diaktualisasikan di partai lain, karena kultur dan lingkungannya saja berbeda. "Kalau di kami, jelas-jelas tempat dan bersemainya ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah," tandasnya.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya