Berita

ILUSTRASI

Dunia

Perwira Senior Intelijen Irak Tewas Dibom

MINGGU, 17 FEBRUARI 2013 | 13:24 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kepala Akademi Intelijen Irak, Brigadir Jenderal Ali Aouni dan dua pengawalnya tewas dalam serangan bom bunuh diri di utara negara itu.

Menurut pejabat keamanan Irak, insiden tersebut terjadi pada Sabtu (16/2) ketika penyerang meledakkan dirinya di luar rumah Brigjen Ali di Tal Afar, dekat kota Mosul.

Pengawal Brigjen Ali berhasil membunuh seorang pembom, tetapi ketika Aouni Ali dan pengawalnya keluar pengebom lain berlari ke arah mereka dan meledakkan dirinya, tambah pejabat keamanan Irak sebagaimana dilansir BBC (Minggu, 17/2).


Tal Afar terletak sekitar 150 km (90 mil) timur dari perbatasan Suriah dan 420km barat laut Baghdad. Kota ini merupakan medan pertempuran besar antara pasukan AS dan gerilyawan Irak pada tahun 2005, dan telah melihat serangan militan jarang terjadi tapi berdarah sejak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tapi menurut pihak kepolisian Irak, bom bunuh diri tersebut merupakan ciri khas kelompok Al-Qaeda yang bertujuan untuk menimbulkan ketakutan kepada otoritas pemerintah.

Berbagai serangan teroris meningkat di Irak dalam beberapa pekan terakhir. Sejak awal Januari 2013, lebih dari sepuluh serangan telah menargetkan pasukan keamanan, warga sipil dan anggota parlemen Irak.

Setidaknya tercatat ada 33 orang tewas dan sekitar 100 cedera dalam serentetan serangan bom mobil di daerah-daerah Syiah dari Irak, kata para pejabat setempat. [wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya