Berita

anas urbaningrum

Kader Partai Demokrat yang Diam juga Minta Anas Mundur

MINGGU, 17 FEBRUARI 2013 | 11:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pentingnya ada pergantian Ketua Umum di tubuh Partai Demokrat untuk menaikkan elektabilitas sudah dirasakan oleh banyak pengurus partai penguasa tersebut.

Demikian disampaikan Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 17/2).

Tapi, Ulil tidak bisa menyebutkan berapa persentases pengurus yang meminta Anas Urbaningrum untuk nonaktif tersebut.


"Tapi yang jelas, aspirasi yang saya kemukakan itu banyak dipikirkan teman-teman yang lain. Cuma bedanya satu, di Demokrat ada yang golongan yang ngomong dan ada golongan yang tidak ngomong. Tapi dua-duanya sebetulnya sama, ingin terjadi pergantian nakhoda," ungkapnya.

Apakah aspirasi itu juga dikomunikasikan dengan pengurus di daerah?

"Tanpa dikomunikasikan, saya juga bertemu dengan beberapa daerah, berpikir yang sama sebetulnya. Ini bukan sesuatu yang didesign. Ini, apa yang saya kemukakan, spontan dan tiba-tiba yang lain juga berpikir hal yang sama," jawabnya.

"Kita mengatakan ini sebetulnya untuk memberikan support kepada Majelis Tinggi mengambil langkah-langkah yang antara lain menunjuk nakhoda baru partai yang bisa menaikkan kembali elektabilitas partai," demikian Ulil.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya