Berita

HAMID KARZAI/IST

Dunia

Presiden Karzai Larang Militer Afghanistan Minta Bantuan NATO

MINGGU, 17 FEBRUARI 2013 | 10:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Hamid Karzai mengumumkan bahwa saat ini pasukan keamanan Afghanistan dilarang meminta bantuan NATO untuk melancarkan serangan udara ke daerah pemukiman.

Deklarasi tersebut datang atas kemarahan Karzai selama operasi gabungan antara pasukan keamanan Afghanistan dan NATO yang banyak memakan korban warga sipil. Pada pekan ini, 10 warga sipil tewas, termasuk perempuan dan anak-anak di timur laut provinsi Kunar.

"Saya akan mengeluarkan keputusan bahwa tidak akan ada lagi pasukan keamanan Afghanistan, dalam keadaan apa pun, meminta serangan udara oleh pihak asing untuk melaksanakan operasi terhadap rumah-rumah dan desa-desa," kata Karzai dalamnya pidato di Akademi Militer Nasional Afghanistan di Kabul seperti dilansir Voanews (Minggu, 17/2).


Karzai telah sering mengecam serangan udara dan bahkan menuntut agar mereka berhenti. Tapi pidatonya kali ini adalah pertama kalinya ia mengancam akan meresmikan keprihatinannya dengan membuat surat keputusan. [wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya