Berita

Setelah Dikabarkan Bergabung dengan PPP, Hari Ini PKNU Merapat ke Gerindra

MINGGU, 17 FEBRUARI 2013 | 07:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai-partai politik peserta Pemilihan Umum 2014 mendatang terus berkomunikasi, menjajaki aliansi bersama parpol yang tak lolos. Dinamikanya pun berlangsung dinamis.

Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) misalnya. Partai yang juga besutan para ulama Nahdlatul Ulama ini sebelumnya sudah diberitakan bergabung dengan PKB, bahkan PPP. Tapi, hari ini partai yang digawangi Chairul Anam ini justru akan menandatangani perjanjian bergabung dengan Partai Gerindra.

Penandatanganan kesepakatan bergabungnya PKNU ke Partai Gerindra akan dilakukan secara langsung Chairul Anam dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prof. Suhardi yang akan disaksikan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.


Informasi yang diperoleh, penandatanganan akan digelar pukul 13.00 WIB nanti di Kantor DPP Partai Gerindra, Jalan Harsono RM 54 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Padahal, pada Sabtu lalu, pejabat Ketua Umum PPP Suryadharma Ali mendatangi kantor DPW PKNU Jawa Timur didampingi Wakil Ketua Umum PPP, Lukman Hakim Saefuddin, Sekretaris Jenderal M Romahurmuziy, dua Ketua DPP PPP Iskandar Saikhu dan Arwani Thomafi, serta Wakil Sekretaris Jenderal Joko Purwanto.

Mereka diterima Choirul Anam, Ketua Dewan Syuro PKNU KH Ubaidillah Faqih dan Jajaran DPW PKNU Jatim.

Saat itu, Suryadharma mengatakan, koalisi yang dijalin PPP dan PKNU adalah koalisi alamiah yang dilandasi kesamaan kultur, cara pandang, dan ideologi kedua partai.

Sementara, tak lama setelah itu (Selasa, 12/2), Ulama NU yang sebelumnya yang juga Ketua DPW PKNU Jateng KH. Yazid Mahfudz, kembali bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa. Kiai yang akrab disapa Gus Yazid, mengajak semua pengurus PKNU dan simpatisannya untuk bergabung ke PKB.

"Hanya PKB partai yang garis perjuangannya sama dengan NU dan selalu konsisten mengajarkan nilai-nilai ideologi ahlussunnah wal jama'ah. PKB adalah rumah yang sah,  aman dan nyaman untuk warga NU. Karena hanya PKB, partai yang lahirnya dari rahim NU," kata KH. Yazid Mahfudz.

Dia mengatakan sudah banyak para Kiai yang sudah bergabung ke PKB  seperti pendiri PKNU KH. Ma'ruf Amin, Wakil Ketua Dewan Syura PKNU KH Muchosis Nur, Ketua PKNU Banyumas Gus Lutfi, Pengasuh Ponpes Futuhiyah Mranggen KH Hanif Muslich. "Masih  ada ratusan Kiai serta ribuan simpatisan yang sudah kembali," demikian Yazid. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya