Berita

ahmad mubarok

Prof. Ahmad Mubarok: Ulil Abshar Abdalla Orang Baru, Belajar Menghafal Mars Demokrat Dulu

JUMAT, 15 FEBRUARI 2013 | 21:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Ulil Abshar Abdalla melanggar anjuran Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY. Karena Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat itu telah membawa kisruh di tubuh partai penguasa itu ke publik.

"Ya, itu sudah melanggar anjuran SBY. Anjuran SBY itu jangan ngomong keluar," anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Prof. Ahmad Mubarok kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 15/2).

Siang tadi, Ulil bersama Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi & Mafia Hukum DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin dan Sekretaris Departemen Pemajuan & Perlindungan HAM DPP Partai Demokrat Rachland Nasidik, mendesak Anas Urbaningrum untuk nonaktif. Bahkan, Ulil berharap Rapimnas yang akan digelar Minggu besok bisa dijadikan momentum mencari ketua umum baru.


"Kedua, Ulil itu orang baru, baru dua tahun di Demokrat. Jadi tidak etis beropini. Dia belum keringatan apapun. Nggak etis. Dia belajar dulu, hafalin mars Demokrat," sergah Prof. Mubarok.

Selain itu, gurubesar Psikologi Islam UIN Jakarta ini mengingatkan Ulil tak membawa kebiasaannya di Jaringan Islam Liberal (JIL) ke Partai Demokrat. "Jangan-bawa kebebasan JIL ke Demokrat. Dia kan biasa bebas di JIL, di komunitas Islam Liberal," tegasnya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya