Berita

MAJELIS KEDAULATAN RI

IMM: Ketidakhadiran Din Syamsuddin Menguntungkan

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 | 22:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagai tuan rumah Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, tidak hadir dalam Musyawarah Akbar Demi Kedaulatan Bangsa yang digelar siang tadi di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat (Kamis, 14/2).

"Ketidakhadiran Pak Din Syamsuddin itu merupakan suatu hal yang sangat menguntungkan bagi kami sebagai angkatan muda Muhammadiyah," ujar Sekjen DPP IMM Fahman Habibi dalam keterangan yang diterima redaksi.

Beberapa tokoh yang hadir dalam musyawarah itu antara lain mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra, aktivis perempuan Ratna Sarumpaet, aktivis Kontras Haris Azhar, Salamuddin Daeng (IGJ), pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, praktisi hukum Egy Sudjana, pengamat migas Marwan Batubara, serta aktivis antikorupsi Adhie Massardi.


Menurut Faman, Din Syamsuddin memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden SBY dan beberapa menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Kalaupun Din kerap mengkritik itu dilakukan dengan niat mengingatkan pemerintah dan bukti kecintaan Din terhadap Republik Indonesia.

Dia bahkan menilai selama ini Din Syamsuddin dimanfaatkan pihak lain yang ingin mengambil keuntungan di tahun-tahun politik.

"Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan kebesaran dan kekuatan Muhammadiyah menggalang dukungan  untuk Pemilu 2014 nanti," ujarnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya