Berita

Demokrat Berharap Penataan Ulang Pengurus Tak Menimbulkan Gejolak

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 | 12:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pertemuan pengurus Demokrat se-Indonesia pada Minggu (18/2) mendatang adalah bagian dari tahapan untuk menuju penataan ulang pengurus DPP Partai Demokrat dan Fraksi Demokrat di DPR.

Demokrat ingin penataan ulang ini tak membuat kebisingan politik.

"Minggu kita ngumpul semua di Jakarta. Itu kan tahapan namanya. Intinya adalah reposisi, reorganisasi ini seperti menarik rambut dalam tepung tapi tepungnya tidak berserakan. Artinya, menyelesaikan masalah tapi tidak membuat gejolak. Itulah yang sering saya katakan soft landing," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatogana kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 14/2).


Sutan menjelaskan, acara Minggu tersebut adalah konsolidasi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY mengambil alih wewenang dan tugas Ketua Umum yang dijabat Anas Urbaningrum.

"Itu bagian dari penataan ulang dari Ketua Majelis Tinggi. Jadi (SBY akan) menyampaikan hal-hal apa yang mau ditata itu supaya grassroot tidak galau, ikut bersama-sama memperbaiki diri. Sekaligus menyampaikan bahwa harus menandatangani paka integritas. Jadi Pak SBY yang langsung menyampaikan itu supaya tidak dibenturkan orang di bawah," ungkapnya.

Makanya inisiatif melakukan penataan tersebut datang dari SBY, yang juga Presiden RI tersebut.

"Iya, kan yang mengambil alih semua wewenang Pak SBY, sebagai Ketua Majelis Tinggi. Toh Anas ada di dalam sebagai wakil Ketua Majelis Tinggi. Pasti Pak Anas juga ada. Ini dalam rangka pembenahan. Kalau sudah kembali normal, rating mulai naik ke atas, bisa dikembalikan ke Pak Anas kalau tidak ada masalah," tandasnya.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya