Berita

suswono-sby

Mentan Sudah Jelaskan Proses Kebijakan Impor Daging Sapi ke SBY

RABU, 13 FEBRUARI 2013 | 12:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono sudah menjelaskan perkembangan kebijakan impor daging sapi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden Jakarta.

"Presiden tadi memanggil untuk meminta keterangan dan penjelasan saya baik lisan maupun tertulis. Tertulis sudah saya sampaikan sementara lisan tadi disampaikan secara detail apa yang terkait persoalan importasi daging sapi," kata Suswono saat memberikan keterangan pers sesudah pertemuan (Rabu, 13/2).

Menurut Suswono, seperti dikutip dari Antara, dia menjelaskan kepada Presiden bahwa tidak ada penyimpangan regulasi dan kebijakan importasi daging sapi.


"Kuota dan pengalokasiannya itu semua dibahas dalam rapat di Menko (Perekonomian). Data awal disampaikan oleh Kementan, setelah diputuskan dalam rapat Menko, dialokasikan sesuai perusahaan yang mengajukan dan perusahaan itu tercatat sebagai importir yang terdaftar di Kementerian Perdagangan," katanya.

Setelah kuota impor untuk masing-masing perusahaan ditetapkan, ia melanjutkan, kemudian ditentukan alokasi untuk industri, hotel, restoran dan sapi bakalan. "Jadi semua ada rumusannya," kata dia setelah bertemu Presiden selama sekitar satu jam.

Suswono menjelaskan pula bahwa penentuan alokasi impor daging tahun 2013 sudah ditetapkan pada Desember 2012. "Sudah ada penetapan pengalokasian selama satu tahun pada Desember," katanya.

Ketika ditanya kaitan penentuan alokasi dengan kasus hukum yang tengah dihadapi oleh mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, Suswono mengatakan ia tidak mengetahui kaitannya. Dia bisa memastikan Luthfi tidak bisa mempengaruhi kebijakan Menteri Pertanian tentang impor daging.

"Saya sendiri masih belum jelas betul masalah ini, saya merasa tidak ada kaitan antara masalah yang Pak Luthfi hadapi dengan kebijakan yang saya lakukan," tegasnya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya