Berita

ridwan mukti

Takut Bersaing, Gubernur Sumsel Dituding Musuhi Bupati/Walikota

RABU, 13 FEBRUARI 2013 | 11:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bupati Musirawas, Sumatera Selatan, Ridwan Mukti (RM) menilai Gubernur Sumsel Alex Noerdin tak bisa mengayomi dan menjaga keharmonisan seluruh kepala daerah di wilayahnya.

Bahkan, politikus Golkar itu menuding Alex Noerdin, yang juga rekan separtainya itu memusuhi bupati/walikota yang berniat mencalonkan di Pemilihan Gubernur Sumsel. Karena Alex ditengarai takut bersaing.

“Gubernur saat ini tidak bisa memimpin, tidak becus bekerja sehingga seluruh Walikota/Bupati maju menjadi bakal calon gubernur mendatang," tegas Ridwan Mukti saat melakukan sosialisasi dengan masyarakat di Sriwijaya Sport Center (SSC) di Kota Palembang kemarin.


Politisi yang menjabat wakil Bendahara DPP Golkar itu menjelaskan, gubernur harus mengerti dan membantu walikota/gubernur untuk membangun daerah, bukan memusuhi.  "Kalau tidak bisa jadi gubernur biar saya yang ajari jadi gubernur,”jelas RM.

Menurut Ridwan, dalam menjalankan kegiatan sosialisasi dirinya sering kali menghadapi banyak rintangan dengan pencekalan dan berbagai bentuk upaya yang menggagalkan untuk menghancurkan dan menghalang-halangi dirinya maju sebagai calon gubernur.

"Seperti kejadian di Kabupaten Lahat ketika acara mau dimulai tenyata gedung yang akan digunakan digembok dan sosialisasi di luar gedung,” kata dia sembari melanjutkan apa yang dialaminya itu adalah cara politik dari para kandidat untuk menjatuhkannya.

Sementara itu, Zainal, tokoh pemuda masyarakat Kota Palembang mengatakan, dirinya merasa bangga dengan kepemimpinan RM. Karena tidak muluk-muluk memberikan janji seperti kandidat lain. “Sebagai tokoh pemuda maka kami menyatakan akan mendukung penuh RM maju sebagai Calon Gubenur Sumsel,”pungkasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya