Berita

martimus amin

Pakta Integritas SBY 'Dipunggungi' Anaknya, Ibas Yudhoyono

RABU, 13 FEBRUARI 2013 | 08:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bibir Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY tampaknya masih basah setelah membacakan 10 pakta integritas yang wajib ditandatangani kadernya pada Minggu malam lalu di kediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Tapi, anaknya Edhi Baskoro Yudhoyono sudah tak mematuhinya. Anggota Komisi I DPR itu mendapat keistimewaan dibanding anggota Dewan lainnya kemarin.

Ibas tidak perlu repot hadir Rapat Paripurna DPR. Formulir presensinya cukup dibawa petugas Setjen DPR dan Paspampres yang menemuinya di pintu samping ruang sidang untuk ditandatangani. Setelah tanda tangan, Ibas dengan pengawalnya meninggalkan ruang sidang dan tidak ikut rapat. Sementara anggota DPR lain menandatangani formulir presensi di meja depan ruang sidang.


"Dapat ditebak Pakta Integritas yang dipelopori SBY hanya pepesan kosong dan akan sarat dilanggari Cikeas sendiri," ujar pengamat dari Indonesian Reform Martinus Amin (Rabu, 13/2).

Diakui, boleh jadi hal tersebut tidak tertuang dalam 10 pakta integritas. Tapi apa yang dilakukan Sekjen DPP Partai Demokrat tidak pantas, dan barang tentu melangggar kode etik dan mengabaikan aspirasi rakyat. Apalagi, dalam point 1 pakta integritas tersebut berbunyi: akan senantiasa menjaga kinerja dan integritas untuk mensejahterakan masyarakat bangsa dan negara serta senantiasa menjaga nama baik PD dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab saya akan terus menjunjung tinggi sebagai kader PD yang bersih cerdas dan santun.

"Dari rentetan skandal meliliti yang menyeret besannya Aulia Pohan, Century, grasi narkoba, dan mengemplang pajak, Apa lagi yang dilanggar Cikeas akan datang?" tandasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya