Berita

sby

Demokrat: Amboi, Picik Sekali Orang yang Menyebut SBY Lebih Fokus ke Partai

SELASA, 12 FEBRUARI 2013 | 09:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Demokrat tak terima tudingan sejumlah politikus dari berbagai partai politik bahwa Presiden SBY lebih fokus dan tercurah perhatiannya pada partai dibandingkan bangsa dan negara.

"Amboi, picik sekali. Faktanya, SBY menaruh perhatian terbesar dan tertinggi pada kepentingan bangsa dan negara di atas lain-lainnya," ujar Wakil Sekjen Partai DPP Demokrat Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 12/2).

Waktu dan perhatian SBY hanya sedikit kepada partai dan sangat terbatas sekali. Itu pun tak pernah melanggar aturan waktu kerja. Sedangkan fokus dan perhatian SBY pada bangsa, rakyat dan negara, benar-benar tak terbatas.


"Rakyat sadari itu. Walau, ada segelintir pihak, para oposan, yang justru memutar-balik fakta," imbuh Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Jadi, tak benar SBY lebih mementingkan partai dibandingkan urusan-urusankenegaraan dan pemerintahan. 

"Bahwa liputan media massa begitu massif dan intens atas dua kesempatan pernyataan SBY (sebelumnya), itu semata-mata murni pertimbangan jurnalistik. Kami tidak tahu apa-apa di situ, juga tak ada rekayasa apa-apa," jelas mantan wartawan ini.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya