Berita

sby

TB Silalahi Melempem, SBY Terpaksa Turun Tangan

SENIN, 11 FEBRUARI 2013 | 09:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat memiliki lembaga Komite Pengawas, yang bertugas melakukan penyelidikan dan verifikasi atas dugaan pelanggaran etika, moral dan hukum yang dilakukan oleh anggota dan kader partai.

Tapi karena lembaga yang dipimpin TB Silalahi belakangan ini mandeg, Ketua Majelis Tinggi Demokrat SBY yang turun secara langsung menyelamatkan Demokrat.

"Kalau kita ingat, pernah Pak SBY bikin Komite (Pengawas) yang dipimpin TB Silalahi. Tapi nggak terlalu jalan juga. Cuma di awal-awal aja, tetapi kemudian nggak kita lihat hasilnya," ujar Direktur Eksekutif SMRC Grace Natalie kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.


Apalagi memang, karena situasi genting sekali, dimana Demokrat tidak pernah mengalami penurunan  elektabilitas sampai 8 persen, makanya SBY turun langsung. Karena hanya SBY yang dinilai dapat menyelamatkan partai tersebut. "Kalau bukan Pak SBY yang ada di pucuk pimpinan tim penyelamatan, kurang manjur," jelas Grace.

Bagi Grace tugas itu tak akan mengganggu kerja SBY sebagai Presiden. Selain dia punya embantu, SBY tak akan kerja sendiri.

"Koordinasi tetap ke Pak SBY karena dia founding father, icon. Jadi ada upaya untuk memulihkan citra Partai Demokrat. Nggak mungkin sendiri.  Sebagai tugas Presiden dan Ketua Majelis Tinggi, kan punya bawahan,"  tandasnya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya