Berita

Ade Sudrajat

Bisnis

Pengusaha Tekstil Siap Antisipasi Unfair Competition Di Amerika

Ekspor Garmen Naik Empat Persen
SENIN, 11 FEBRUARI 2013 | 08:00 WIB

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat memprediksi ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia ke Amerika Serikat (AS) tahun ini naik tipis 4 persen. “Kita ekspor ke Amerika sekarang sudah hampir 5 miliar dolar AS,” kata Ade.

Optimisme ini didorong karena banyaknya pemegang merk AS yang mengekspor TPT dari Indonesia. Selain AS, Indonesia masih akan mengandalkan Jepang sebagai destinasi utama ekspor tekstil tahun depan.

Ekspor TPT  Indonesia ke Jepang naik 70 persen tahun lalu. Perjanjian perdagangan bebas dengan Jepang, kata Ade, terbukti mampu memberi dampak positif bagi industri domestik. “Tahun ini kami berharap kenaikan 70 persen bisa diulangi lagi, karena implikasi dari kebutuhan Jepang yang terus meningkat,” jelasnya.


Tahun 2012, ekspor tekstil Indonesia ke Jepang mencapai hampir 1,7 miliar dolar AS, naik dari 800 juta dolar AS. Ade juga berharap bisa menggarap pasar tekstil Eropa.

Ketua Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI) Justisiari Perdana Kusumah mengatakan, industri garmen Indonesia yang mempunyai tujuan ekspor ke AS harus mengantisipasi  pemberlakukan Undang-Undang Unfair Competition.

Menurut dia, akhir Januari 2013 Jaksa Agung Negara Bagian California mengajukan gugatan hukum terhadap perusahaan garmen asal China dan India. Kedua perusahaan tersebut dituding telah mendapatkan keuntungan yang tidak adil atas perusahaan-perusahaan Amerika dengan menggunakan software bajakan dalam produksi pakaian yang diekspor ke California.

“Dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Tinggi Los Angeles, California Jaksa Agung Kamala Harris menuduh Pratibha Syntex Ltd dari India dan Ningbo Beyond Home Textile Co. Ltd dari China tidak membayar biaya lisensi untuk penggunaan produk-produk perangkat lunak dari Adobe, Microsoft, Symantec dan lain-lain,” jelas Justiasari.

Kedua perusahaan tersebut mengekspor pakaian baik untuk laki-laki perempuan dan anak-anak ke California. Produsen pakaian di California sebagian besar berada di wilayah Los Angeles dan mempekerjakan lebih dari 580.000 orang.

Justisiari menilai, adanya gugatan hukum untuk dua perusahaan tersebut merupakan peringatan jika Undang-Undang Unfair Competition sudah diterapkan di negeri Paman Sam itu.

Untuk itu, para pengusaha garmen Indonesia yang mengekspor produknya ke AS harus mengantisipasi Undang-Undang Unfair Competition dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada di dalam undang-undang tersebut.  [harian Rakyat Merdeka]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya