Berita

ist

Dunia

Sekeluarga Tewas dalam Kecelakaan Udara di Belgia

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 12:42 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah kecelakaan pesawat di Bandara Charleroi, Belgia, Sabtu (9/2), merenggut nyawa satu keluarga.

Pesawat Cessna berukuran kecil ini mengalami kesulitan saat lepas landas dan kemudian terjatuh di tepi landasan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kabut tebal sebagai penyebab kecelakaan udara tersebut.

Dalam sebuah tayangan media lokal, terlihat puing-puing sayap pesawat berserakan di landasan pacu, tapi bagian ekor pesawat masih nampak utuh.


"Ada masalah saat take off dan kemudian pesawat jatuh," ujar jurubicara bandara itu, Melissa Milioto, seperti dikutip BBC (Minggu, 10/2).

Lebih lanjut Milioto menuturkan bahwa akibat insiden ini jadwal penerbangan di Bandara Charleroi ditutup untuk sementara. Para petugas berjani akan membuka kembali penerbangan pada sore hari. Pun demikian mereka masih belum bisa memberikan jadwal pasti penerbangan di bandara itu.

"Penerbangan akan dialihkan ke Liege dan Brussels," lanjut Milioto.

Lima korban tewas dalam kecelakaan itu. Kelima korban merupakan sebuah keluarga dari Uccle yang terdiri dari tiga anak-anak, beserta ibu dan kakeknya.

Charleroi merupakan sebuah bandara internasional kedua terbesar di negeri itu setelah Belgia Zaventem di Brussels.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya