Berita

ilustrasi/ist

Akuntan Publik Periksa Keuangan Kerajaan Inggris

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 11:06 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Ini merupakan sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ya, sekarang, keuangan kerajaan Inggris beserta keluarganya akan segera diawasi dan diselidiki oleh Badan Pengawas Keuangan di Westminster.

Komite Akuntan Publik (PAC), yang dikenal sebagai komite khusus yang bertugas mengawasi penggunaan anggaran pegawai negeri, akan memeriksa keuangan kerajaan Inggris berserta keluarganya, sebagaimana yang dilansir Daily Telegraph (Minggu, 10/2).

PAC juga rencananya akan memeriksa biaya transportasi termasuk kereta api dan pesawat khusus kerajaan, serta uang yang dihabiskan untuk upacara kerajaan dan perawatan istana yang menghabiskan biaya tidak
sedikit.

sedikit.

Komite ini juga akan menyelidiki apakah Istana Buckingham benar-benar mencari uang sendiri yang didapatkan dari tiket masuk para pengunjung Istana saat musim panas.

Tokoh parlemen dari partai konservatif, Tory MP Jacob Rees-Mogg mengatakan ia mendukung langkah pengawasan parlemen atas biaya pengeluaran kerajaan asalkan hal tersebut proporsional.

"Mengkaji sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran kerajaan adalah yang masuk akal," katanya. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya