Berita

ilustrasi/ist

Badai Salju Kepung 700 Ribu Rumah di AS

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 10:16 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Badai salju disertai angin kencang telah menghantam 700.000 rumah, termasuk pusat perkantoran, di Timur Laut Amerika Serikat.

Badan Cuaca Nasional Amerika mengatakan bahwa pusat badai terbesar terjadi di Connecticut, Rhode Island dan Massachusetts. Badai yang terjadi pada Sabtu kemarin (9/2) itu mencapai 38 inci.

Pihak berwenang pun telah menyerukan kepada semua kendaraan untuk menjauhi jalan-jalan. Dengan demikian petugas lebih mudah untuk membersihkan tumpukan salju.


Karena badai ini, 2.200 penerbangan dibatalkan. Bandara Internasional Boston Logan dan Bandara Internasional Bradley di Hartford, Connecticut, pun ditutup.

Sebagaimana yang dilansir Reuters (Minggu, 10/2), Walikota Stratford, John Harkins mengatakan ia belum pernah melihat hujan salju yang besar seperti ini. Ia menambahkan bahwa salju yang turun mencapai 6 inci per jam.

"Bahkan alat pengeruk Salju pun tertimbun," kata Harkins. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya