Berita

Grace Natalie: Survei Nasional Itu Biayanya Mahal

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 07:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Saiful Mujani Reseach and Consulting menggelontorkan dana hingga ratusan juta rupiah setiap kali melakukan survei nasional, seperti riset pekan lalu, yang memotret elektabilitas partai-partai.

"Survei nasional itu mahal biayanya. Respondennya kemarin kita ambil 1200. Yang pasti survei nasional itu (memakan dana) ratusan juta rupiah," ujar Direktur Eksekutif SMRC Grace Natalie kepada Rakyat Merdeka Online kemarin (Sabtu, 9/2).

Dana riset itu, Grace memasikan dibiayai sendiri oleh SMRC, yang diambil dari kas lembaga survei, yang didirikan Saiful Mujani tersebut.


"Kita kan konsultan politik, kita perusahaan yang sehat. Kita punya klien-klien yang alhamdulillah nggak ada wan prestasi. Keuangan kita positif. Sebenarnya merilis survei seperti itu adalah bagian dari investasi SMRC. SMRC sebagai konsultan politik, riset kita juga jalan," jelasnya.

Namun, diakui mantan presenter TvOne ini, untuk mengurangi biaya yang besar tersebut, dalam survei yang terakhir itu, SMRC menggandeng Lembaga Survei Indonesia, yang juga diotaki Saiful Mujani.

"Makanya survei kemarin, kita omni bus dengan Lembaga Survei Indonesia. Surveyornya sekali jalan bawa kuisioner yang pertanyaannya banyak. Disitu ada pertanyaan SMRC, ada pertanyaan LSI. Supaya costnya lebih turun. Karena kalau jalan sendiri-sendiri berat banget Mas," demikian Grace. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya