Berita

grace natalie

Grace Natalie Tak Menyangka Hasil Survei SMRC Goncang Demokrat

SABTU, 09 FEBRUARI 2013 | 21:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hasil survei lembaga riset Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang dirilis Minggu lalu menggoncang Partai Demokrat. Merujuk hasil survei lembaga tersebut, Anas Urbaningrum dinonaktifkan dari kursi Ketua Umum.

Karena berdasarkan survei, elektabilitas Demokrat terjun bebas tinggal hanya 8 persen. Penyebabnya, ada sejumlah kader partai berlambang bintang mercy itu, terutama Anas, disebut-sebut terkait kasus korupsi.

"Sebenarnya kita juga nggak menyangka sampai booming seperti ini," ujar Direktur Eksekutif SMRC Grace Natalie saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 9/2).


Grace menjelaskan, SMRC meilis survei itu secara berkala. Terakhir surveinya dipublikasi pada Oktober 2012. Survei tersebut sebenarnya memotret kondisi semua partai.

"Tapi Demokrat ini partai berkuasa. Sedikit saja oknum, orang-orang merasa yang banyak korupsi itu di Demokrat. Dari segi kuantitas, partai yang lain banyak. Jadi ketika di dalam survei kemarin Demokrat begitu terpuruk, karena partai berkuasa, effect-nya lebih besar dibanding yang lain," jelasnya.

Padahal, sebetulnya, selain Demokrat, ada partai lain yang juga elektabilitasnya anjlok. Misalnya PKS, yang hanya memiliki elektabilitas 2,7 persen.

"Sebenarnya kalau mau dibikin berita, PKS juga kan agak turun. Karena posisi Demokrat sebagai partai berkuasa, otomatis dia disorot. Dan kondisi Demokrat belum pernah seburuk ini sebelumnya. Di bulan Oktober, elektabilitas Demokrat masih 11 persen. Berarti kan dalam waktu tiga bulanan, turun sampai 8 persen. Itu kan drastis," ungkapnya.

Hasil survei tersebut semakin menghebohkan Demokrat karena langsung ditanggapi elit partai tersebut. "Kita nggak nyangka bakal seperti ini. Tapi karena langsung direspons sama Pak Jero Wacik, Pak Syarif Hasan, dan Pak SBY, itu yang bikin heboh," tandasnya.

Tapi mantan presenter TvOne ini pun menampik, hasil surveinya dirilis untuk menambah alasan bagi SBY mendepak Anas yang juga mantan Ketua Umum PB HMI tersebut. "Nggak lah. Nggak ada urusan," elaknya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya