Berita

Dunia

Kapal Feri Terbalik, 40 Orang Belum Ditemukan

SABTU, 09 FEBRUARI 2013 | 16:10 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Puluhan orang dinyatakan hilang setelah sebuah kapal feri terbalik di Sungai Megna dekat Ibukota Bangladesh, Dhaka pada Jumat (8/2).

Para pejabat setempat mengatakan sejauh ini dua mayat telah ditemukan. Banyak orang diyakini selamat dari insiden nahas tersebut. Namun demikian, beberapa laporan menyebutkan puluhan orang masih belum ditemukan.

Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah penumpang kapal MV Sarosh yang karam itu. Perkiraan sementara menyebutkan bahwa sekitar 60 hingga 100 orang berada dalam kapal tersebut.


"Sejauh ini kami telah mengumpulkan data bahwa kapal feri tersebut membawa sekitar 100 orang dan 40 orang masih belum ditemukan," ujar kepala polisi setempat, Jahangir Hossain, seperti yang dikutip AFP (Sabtu, 9/2).

Media lokal Bangladesh mengatakan bahwa MV Sarosh mengalami tabrakan dengan kapal lain yang mengangkut pasir. Sementara pihak pemerintah menampik bahwa kapal feri tersebut kelebihan muatan.

Kecelakaan feri telah menjadi hal biasa di Bangladesh yang menyebabkan puluhan orang tewas setiap tahunnya. Insiden tersebut menyalahkan pada kelebihan muatan dan kualitas buruk kapal, yang merupakan alat transportasi utama di beberapa bagian pedesaan negara itu. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya