Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Serangkaian Ledakan Bom Tewaskan 26 Warga Irak

SABTU, 09 FEBRUARI 2013 | 11:50 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

RMOL. Serangkaian ledakan di seluruh penjuru Irak telah menewaskan sedikitnya 26 orang pada Jumat (8/2).

Dua bom meledak di sebuah pasar burung di Khadumiya, Baghdad utara yang mayoritas warganya Syiah. Ledakan ini menewaskan 16 orang dan melukai 45 lainnya, menurut sumber-sumber keamanan dan medis. Serangan diduga sengaja ditargetkan pada hari Jumat karena pada hari tersebut pasar burung di Khadumiya ramai dikunjungi orang.

"Saya datang ke pasar burung setiap hari Jumat untuk menjual dan membeli burung. Tetapi hari ini, saya telah kehilangan burung dan banyak teman-teman saya," Waleed Salman, 28, mengatakan sambil berbaring rumah sakit setelah ia terluka di kakinya akibat pengeboman itu, seperti yang dikutip Voanews (Sabtu, 8/2).


Di hari yang sama dua bom mobil juga meledak di Provinsi Hilla, satu bom meledak di tempat parkir dan satu bom lagi meledak di sebuah pasar di wilayah Shomali. Petugas keamanan mengatakan bahwa bom ini telah menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 40 lainnya.

Pemboman ini terjadi di tengah memburuknya ketegangan sektarian antara Sunni yang beroposisi dan Perdana Menteri Nuri Kamal al Maliki, seorang Syiah. Pihak oposisi menuduh bahwa Maliki dan blok politiknya berusaha untuk memonopoli kekuasaan sebelum pemilu tingkat provinsi yang akan diselenggarakan pada bulan April mendatang digelar.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya