Berita

presiden sby

Besok, SBY Kumpulkan Ketua DPD Demokrat se-Indonesia di Cikeas

SABTU, 09 FEBRUARI 2013 | 07:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta para kader partainya untuk fokus membenahi partai tersebut sebelum menyiapkan strategi menghadapi Pemilu.

Sepanjang tahun ini, SBY berniat menjalankan program bersih-bersih partainya, penataan dan konsolidasi kembali. Internal Demokrat juga akan melakukan perombakan sejumlah pengurus di berbagai level.

Ia meminta, para kadernya mengikuti keputusan yang telah dihasilkan dari rapat tertutup bersama anggota Majelis Tinggi Demokrat.


"Prinsip saya lupakan dulu Pemilu 2014. Partai akan fokuskan pikiran, waktu dan tenaga untuk menata, membersihkan dan mengkonsolidasikan agar bisa kembali ke prinsip dan jati diri saat partai ini saya gagas dan dirikan bersama teman-teman," ujar SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat malam (8/2).

Oleh karena itu, seperti dilansir JPNN, dalam waktu dekat Partai Demokrat akan menggelar rapat pimpinan yang dihadiri oleh Majelis Tinggi dan pengurus partai. SBY nampaknya sudah tak sabar menata kembali partainya. Setelah itu akan ada rapat pimpinan nasional hingga tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat.

Pada besok, Minggu (10/2), SBY juga akan mengundang Ketua DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia untuk berkumpul di kediamannya di Cikeas. Tujuannya untuk silaturrahmi dan mendapatkan arahan darinya secara langsung.

Sikap SBY ini disampaikan menyusul banyak kader yang mengeluhkan pamor Demokrat yang kian terpuruk. Demokrat juga mengalami penurunan elektabilitas hingga 8,3 persen. Padahal, partai ini sudah dua kali menang Pemilu. Salah satu penyebabnya adalah karena disebut-sebut sebagai partai yang selalu terkait kasus korupsi.

"Saya akan pastikan bahwa gerakan penyelamatan dan penertiban Partai Demokrat terjadi di seluruh Indonesia. Meskipuan Pemilu 2014 sudah relatif dekat, Demokrat akan memprioritaskan penataan dan penertiban demokrasi," pungkas SBY. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya