Berita

Elektabilitas Demokrat Bakal Semakin Anjlok

SABTU, 09 FEBRUARI 2013 | 07:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY sedang melakukan korporatisme politik atas posisi Anas Urbaningrum sebagai ketua umum.  SBY mengambil alih tugas Ketua.

"Atau istilah gampangnya (SBY) sedang melakukan pembonsaian politik dengan memosisikan Anas masih sebagai ketum secara de jure tetapi secara de facto diambil alih oleh Majelis Tinggi, dimana SBY sebagai ketuanya," ujar pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Sabtu, 9/2).

Pengamatan Gun Gun, gaya bahasa SBY selalu demikian, yaitu high context culture, tidak to the point, diplomatis. Meski maksudnya terbaca yakni SBY menginginkan Anas fokus dulu menghadapi kasus hukum. Tapi, karena masih belum eksplisit juga permintaan SBY itu, bisa saja Anas juga menafsirkan berbeda.


"Misalnya, dia belum harus fokus ke masalah hukum yang dituduhkan karena sampai sekarang dia belum menjadi tersangka. Saya melihat meskipun secara wacana nampak detil, tetapi di sana-sini sangat bersayap dan menampilkan kalimat retoris yang multitafsir," sambung Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini.

Karena itu, bila alasan SBY mengambil alih wewenang Ketua Umum Demokrat awalnya dimaksudkan untuk mendongkrak elektabilitas partai tersebut, yang terjadi justru sebaliknya. "Tidak akan akan mendongkrak (elektabilitas Demokrat). Karena semakin melihat ketidakpastian di tubuh Partai Demokrat ini," tandasnya.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya